Lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
Terkulai terkunyah nalangsa yang berapi-api
Menyusuri jalan lengang
Bersimbah angan tanpa tujuan
Dalam derap gerimis yang pongah menghujam
Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
Membawa sebaris kata bahagia yang menenggelamkan nurani
Diatas pengharapan takberkesudahan
Tentang rindu kusam
Tentang cinta terbuang
Mengutip satu namamu diantara keluh kesah
Gundah gelisah ,, air mata dan lara
Masihkah ada senyum sedikit darimu ?!
Dibatas penantianku kini makin terbata
Jika masih ada ruang dihatimu
Untukku ,, sedikit saja ,, tolong bicaralah
Pada tanah membentang
Pada pohon-pohon rindang
Dan angin yang mengusik keangkuhan
Setidaknya biar ada tanda yang bisa ku baca dan ku raba
Janganlah sepi yang hadir
Janganlah semu yang membeku
Karena aku selalu berjalan menujumu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar